PENGERTIAN LELANG

Lelang adalah Penjualan barang yang tebuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertulis dan/atau lisan yang semakin meningkat atau menurun untuk mencapai harga tertinggi yang didahului dengan Pengumuman Lelang.


Berdasarkan Undang-undang, lelang harus diumumkan secara luas kepada masyarakat, baik melalui media cetak, elektronik maupun visual. Disamping sebagai persyaratan yang harus dipenuhi juga sebagai sarana pemasaran aset ke khalayak umum.

JENIS-JENIS LELANG

Berdasarkan perundang-undangan yang berlaku, pelaksanaan lelang dapat dilakukan dalam 3 (Tiga) bentuk lelang, yaitu:

1

LELANG NON EKSEKUSI SUKARELA

Lelang Non Eksekusi Sukarela adalah lelang atas barang milik swasta, orang, badan hukum/badan usaha yang dilelang secara sukarela.

2

LELANG NON EKSEKUSI WAJIB

Lelang Non Eksekusi Wajib adalah lelang untuk melaksanakan Penjualan barang yang oleh Peraturan perundang-undangan diharuskan dijual secara lelang.

3

LELANG EKSEKUSI

Lelang Eksekusi adalah lelang yang dilakukan guna pelaksanaan titel eksekutorial, termasuk dalam lelang eksekusi ini adalah lelang pelaksanaan putusan pengadilan/eksekusi pengadilan, lelang harta pailit, lelang eksekusi hak tangungan, lelang aset fiducia, lelang eksekusi barang rampasan kejahatan, lelang barang yang tidak dikuasai/dikuasai negara, lelang eksekusi PUPN, lelang eksekusi pajak, dan lainnya.

PROSEDUR LELANG

Pada dasarnya prosedur pelaksanaan lelang dikelompokkan menjadi 3 (tiga) tahap sebagai berikut:

  1. Pra Lelang
  2. Pelaksanaan Lelang
  3. Purna Lelang

PRA LELANG

Pengertian PRA LELANG adalah rangkaian kegiatan yang harus dilalui sebelum hari lelang dan merupakan bagian yang harus dipersiapkan secara matang dan profesional guna mengoptimalkan hasil lelang.

PELAKSANAAN  LELANG

Adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dan merupakan puncak dari seluruh kegiatan lelang, setelah melewati tahapan pra lelang.

PURNA LELANG

(POST AUCTION SERVICES)

Adalah kegiatan yang dilakukan setelah pelaksanaan lelang.

KELEBIHAN LELANG

Aspek Hukum Terjamin

Dilihat dari segi hukum akan lebih terjamin, karena setiap aset yang akan dilelang harus melalui proses pengecekan dokumen ke instansi yang terkait mengingat banyaknya permasalahan yang sering timbul dalam jual beli barang. Oleh karena itu, pengecekan ini merupakan hal yang penting bagi pembeli.

Cepat dan Ekonomis

Untuk penjualan aset dalam jumlah besar, maka dilihat dari segi waktu penjualan sistem lelang akan lebih cepat sekaligus ekonomis (efektif dan efisien) karena akan mengurangi biaya penyimpanan (untuk barang bergerak), biaya pemeliharaan dan biaya pemasaran.

Kecepatan Penjualan

Lelang akan sangat efektif karena target penjualan harus dilaksanakan dalam waktu singkat/cepat.

Terbuka dan Obyektif

Lelang dilaksanakan dengan mengundang khalayak ramai, yakni mengundang calon peminat/pembeli sebanyak mungkin, sehingga pelaksanaannya sangat terbuka dan obyektif.

Harga Optimum

Dengan banyaknya peserta lelang/calon pembeli yang hadir, maka harga yang terbentuk dapat mencapai harga yang optimum. Semakin banyak penawar maka semakin tinggi harga yang akan ditawarkan.


Oleh karena itu apabila peserta lelang sudah berminat atas aset tersebut maka harga yang terbentuk menjadi lebih tinggi dari limit yang telah ditetapkan.